6 Ciri Kontraksi pada Wanita sebagai Tanda-Tanda Melahirkan

Seperti yang diketahui bahwa selama ini kontraksi dikenal sebagai tanda-tanda melahirkan yang paling umum dikenal. Apabila kontraksi ini sudah terjadi tentunya membuat setiap pasangan segera bersiap untuk membawanya ke rumah sakit. Hanya saja masih banyak yang belum memahami tentang ciri kontraksi yang sesungguhnya. Berikut ada 6 ciri kontraksi seperti ini.

1. Peningkatan Terjadinya Kontraksi Palsu

Ciri yang pertama adalah terjadinya peningkatakan pada kontraksi palsu pada masa kehamilan yang tergolong sudah tua. Seperti yang diketahui ketika masa kehamilan maka kontraksi palsu akan terjadi. Namun apabila kelahiran sudah dekat maka intensitas terjadinya kontraksi palsu tersebut akan semakin meningkat dan tentunya mesti segera Anda waspadai hal ini.

2. Bayi Bergerak ke Panggul

Ciri berikutnya yang juga bakal Anda rasakan ketika mendekati hari kelahiran adalah bayi yang mulai bergerak ke arah panggul. Hal ini dilakukan oleh bayi karena mereka sedang bersiap-siap untuk bisa keluar dari rahim ibunya. Namun hal ini juga dibarengi dengan rasa sakit pada bagian pinggang yang akan semakin hebat dirasakan oleh ibu hamil tersebut.

3. Mual hingga Mengalami Diare

Bagi ibu hamil yang sudah semakin dekat dengan hari kelahirannya sepertinya harus semakin membiasakan diri dengan perasaan mual bahkan hingga diare. Soalnya diare dan juga mual merupakan pertanda kontraksi yang terjadi pada ibu hamil. Hal ini bisa terjadi karena otot rektum pada wanita menjadi melonggar ketika hari melahirkan sudah semakin dekat.

4. Keluarnya Lendir

Tanda-tanda melahirkan berikutnya yang merupakan ciri dari kontraksi adalah keluarnya leindir pada bagian organ vital wanita. Keluarnya lendiri ini sendiri merupakan efek dari hari kelahiran yang sudah semakin dekat. Awalnya lendir ini sendiri merupakan pelindung bayi dari bakteri yang berada di rahim. Jadi keberadaannya dibutuhkan pada masa kehamilan bayi.

5. Serviks Melebar

Ketika kehamilan sudah memasuki masa akhirnya maka dapat dipastikan serviks pada ibu hamil akan otomatis melebar. Namun sayangnya, banyak ibu hamil yang tidak menyadari hal ini dan kemudian membiarkan hal tersebut terjadi dengan begitu saja. Untuk itulah, penting sekali bagi setiap ibu hamil untuk rajin melakukan pemeriksaan pada dokter kandungan kepercayaannya.

6. Nyeri Punggung yang Terjadi Lebih Teratur

Ciri terakhir yang mesti Anda ketahui adalah nyeri punggung akan menjadi lebih sering terjadi pada ibu hamil yang segera melahirkan. Nyeri punggung ini juga biasanya dibarengi dengan kram pada bagian perut. Kombinasi yang pastinya akan memberikan rasa sakit luar biasa dan membuat si ibu menjadi tidak nyaman tapi tetap harus menahan rasa sakit tersebut.

Penjelasan di atas pastinya membuat Anda lebih paham tentang ciri kontraksi sebagai tanda-tanda melahirkan. Hal ini penting diketahui agar nantinya ketika kehamilan sudah memasuki masa tua bisa Anda ketahui kontraksi yang terjadi. Jadinya Anda bisa mengambil keputusan yang cepat dan juga sigap.